Ibnu Battuta mengembara dengan keledainya meninggalkan kota kelahirannya di Tangier, Maroko. Ia pergi seorang diri ke arah timur di sepanjang wilayah Afrika Utara, melewati lembah sungai dan daratan-daratan kering yang diapit serangkaian pegunungan. “Tujuanku untuk berziarah ke Kabah (di Makkah), dan untuk mengunjungi makam Nabi,” ungkapnya dalam Rihla. Ketika meninggalkan rumah, Ibnu Battuta berusia 21 […]

