Category Archives: Budaya ANGLO-SAXON

Negeri bule yang terpengaruh budaya inggris disebut juga Anglo-Saxon. Negara tersebut adalah negara-negara commonwealth yang awalnya merupakan wilayah maritim kepulauan yang terletak di Eropa Barat yang termasuk Inggris Raya dan negara irlandia, skotlandia, wales di kepulauan Inggris. Anglo Saxon merupakan negara-negara berbudaya khas dan berbeda sejarah sosial budaya dengan negara-negara di daratan Eropa Barat lainnya yang disebut kontinental. Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Singapura, dan Australia adalah negara-negara yang memiliki budaya Anglo-Saxon.

Budaya kuliner Australia ‘Bush food’ yang kini mendunia

Apakah Anda penasaran seperti apa rasanya masakan khas Australia? Tahukah Anda…Australia sesungguhnya tidak memiliki kuliner asli  … dan karena itulah Australia menjadi salah satu lokasi yang menakjubkan untuk mencicipi kebudayaan kuliner modern di dunia. Australia memiliki kebudayaan kuliner yang kaya dan beragam yang terus berevolusi. Warga Australia sangat bersemangat untuk mencicipi makanan dari berbagai tempat […]

Singlish, bahasa Inggris ala Singapura

Singapura memiliki sejarah imigrasi yang panjang. Penduduknya yang beragam berjumlah 5 juta jiwa, terdiri dari Cina, Melayu, India, berbagai keturunan Asia, dan Kaukasoid. 42% penduduk Singapura adalah orang asing yang bekerja dan menuntut ilmu di sana. Pekerja asing terutama orang Indonesia, Bangladesh dan China membentuk 50% dari sektor jasa. Kebanyakan penduduk Singapura berbicara menggunakan bahasa tidak resmi atau dialek yang dikenal dengan sebutan Singlish. […]

Tradisi “Afternoon Tea” ala Bangsawan Inggris yang mendunia

indonesiar.com

Orang Inggris terkenal maniak dengan teh. Sampai-sampai mereka memiliki tradisi minum teh di sore hari yang dikenal dengan sebutan afternoon tea. Ciri khasnya adalah teh disajikan dengan camilan-camilan kecil yang disusun di nampan lapis tinggi atauthree tier. Tradisi afternoon tea sudah melewati sejarah panjang sejak tahun 1800-an dan populer di kalangan bangsawan Inggris di masa itu. Karena afternoon tea lebih […]