pengrajin karena mereka menghasilkan barang-barang yang dapat digunakan di kehidupan sehari-hari. Pedagang berada di posisi bawah kasta sosial karena mereka menghasilkan kekayaan tanpa menghasilkan barang apa pun. Hal ini menunjukkan, kelas tidak diatur oleh kekayaan atau modal tetapi oleh apa yang digambarkan oleh filsuf sebagai kemurnian moral mereka. Dalam kenyataannya, shinōkōshō tidak secara akurat menggambarkan masyarakat Tokugawa. […]
Category Archives: Budaya JEPANG
Edo (sekarang Tokyo) memiliki golongan masyarakat yang dibedakan dari bagaimana mereka berkontribusi untuk militer Jepang. Profesi secara tradisional dipegang oleh laki-laki, seperti pengrajin, pedagang, pekerja konstruksi, tukang kayu, penjahit, surveyor, juru gambar, pemilik toko, juru tulis, pembuat tatami, sarjana, dan legislator. Sehingga penduduk kota Tokyo pada zaman dahulu kebanyakan adalah pria. Area pemukiman pada saat […]
Jepang menyatakan komitmennya untuk berinvestasi lebih besar di Indonesia. Hal itu diungkapkan korporasi dan bank asal negeri matahari terbit tersebut kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK. Politik luar negeri melalui kerjasama ekonomi ini merupakan bagian dari strategi politik nasional suatu negara yang berbeda dengan politik luar negeri negara lain. Jusuf Kalla atau JK mengunjungi Tokyo, […]


