Tooling management diperlukan untuk pengelolaan cutting tool, workshop dan manajemen alat kerja yang diperlukan dalam pengerjaan logam maupun pabrikasi dan ruang kerja apapun sehingga informasi mengenai alat-alat yang ada dapat disusun secara teratur dan terintegrasi.

Manajemen data alat kerja terdiri dari rak dan lemari penyimpanan, bidang data spesifik, grafik, dan parameter yang penting dalam produksi, berbeda dengan mengelola peralatan produksi umum.


Manajemen alat diperlukan dalam pengerjaan logam agar informasi mengenai alat yang ada dapat diatur dan diintegrasikan secara seragam. Informasi disimpan dalam database dan didaftarkan serta diterapkan menggunakan manajemen alat. Manajemen data alat terdiri dari bidang data tertentu, grafik dan parameter .yang penting dalam produksi, bukan mengelola peralatan produksi umum.

Tidak seperti perkakas tangan, perkakas pada mesin yang dikontrol secara numerik (digital) terdiri dari beberapa bagian, seperti perkakas pemotong (yang bisa berupa satu bagian atau membungkus badan plus sisipan yang dapat diindeks), collet, dan pemegang perkakas dengan mesin lancip. Menyatukan bagian-bagian secara akurat ke dalam suatu perakitan diperlukan untuk mencapai produksi yang bebas dari kesalahan.

Memproses bagian dengan operasi pemesinan CNC (komputer yang dikontrol secara numerik) membutuhkan beberapa rakitan alat yang didokumentasikan dalam daftar. Setiap komponen, setiap perakitan dan setiap daftar memiliki pengenal di mana spesifikasi ditemukan.

Manajemen alat dibagi menjadi dokumentasi (master) Data) dan logistik (data transaksi) Dokumentasi mencakup informasi yang diperlukan untuk proses produksi yang bebas masalah dan dapat dipahami. Suku cadang, pengalaman dalam produksi dan data terkait dapat dikelola.Beberapa fungsi tersedia untuk mengelola, memproses, mencetak dan gabungkan dengan aplikasi lain.

Untuk lebih jelas silahkan hubungi: [email protected]

error: Alert: Content is protected!